AZKIYA’ AL-FARIZI, NIM : 18122110027 (2024) IMPLEMENTASI PUASA SENIN KAMIS DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL SANTRI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BLOKAGUNG. Diploma thesis, Universitas KH.Mukhtar Syafaat.
SKRIPSI Azkiya Alfarizi.pdf
Download (1MB)
Abstract
Al-Farizi Azkiya’, 2024, Implementasi Puasa Senin Kamis Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Pembimbing Nur Hafifah, S.Ag., M.Sos.
Kata kunci : Puasa Senin Kamis, Kesehatan Mental
Puasa Senin Kamis merupakan ibadah puasa sunah yang dikerjakan dua hari dalam seminggu yaitu pada hari Senin dan Kamis. Puasa Senin Kamis sebagai praktik peribadatan dapat menghindarkan seseorang agar tidak mengalami ketidak stabilan mental. Hal ini disebabkan pengamalan puasa Senin Kamis dapat memberikan dampak terhadap kesehatan mental para pengamalnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengalaman para pengamal puasa Senin Kamis dan untuk mendeskripsikan proses tercapainya kesehatan mental dengan puasa Senin Kamis pada santri Asrama Al-Ukuwwah Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Peneliti mengidentifikasi pengalaman para pengamal puasa Senin Kamis dan proses tercapainya kesehatan mental dengan puasa Senin Kamis. Informan pada penelitian ini sebanyak lima orang yang memiliki karakteristik penelitian, yaitu santri Asrama Al-Ukuwwah Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi yang merasakan perubahan mental setelah mengamalkan puasa Senin Kamis. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling, yang diperoleh dari penyebaran kuesioner atau angket kepada santri Asrama Al-Ukuwwah Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan wawancara semiterstruktur, observasi non-partisipan,dan penyebaran kuesioner atau angket. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analis yang dikemukakan oleh Moustakas yang menggunakan 5 tahap yaitu horizonalisasi, reduksi, klaster, deskripsi, dan sintesis. Keabsahan data dikaji dengan menggunakan member checking dan triangulasi sumber dan metode.
Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa proses tercapainya kesehatan mental dengan melalui unsur terapeutik ibadah puasa yaitu pergerakan fisik, restrukturisasi kognitif, penerimaan diri dan kepasrahan, pengendalian diri, dan dengan aspek fisik, psikis, sosial, religius. Kemudian dari teori dan pengalaman para pengamal memunculkan dua alur dalam proses tercapainya kesehatan mental dengan praktik ibadah puasa Senin Kamis, yaitu alur fisik dan psikis. Pada proses tercapainya kesehatan mental dengan puasa Senin Kamis, ditemukan aspek baru yaitu aspek mekanisme pembiasaan. Dengan melalui proses tersebut tercapailah kondisi mental yang sehat atau kesehatan mental.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 17 PSYCHOLOGY AND COGNITIVE SCIENCES > 1701 Psychology > 170102 Developmental Psychology and Ageing |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam > Prodi Bimbingan dan Konseling Islam |
| Depositing User: | admin |
| Date Deposited: | 01 Jun 2026 04:46 |
| Last Modified: | 01 Jun 2026 04:46 |
| URI: | https://repository.uimsya.ac.id/id/eprint/1458 |
